Bagi seorang developer mobile apps khususnya di Android, kesuksesan aplikasi adalah hal yang di impikan. Tentu, selain dari strategi marketing yang baik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan misalnya desain, mengembangkan, dan mendistribusikan aplikasi  ke Google Play Store.

Pihak google sendiri sudah membuat semacam peraturan untuk developer yang akan mendistribusikan karya appsnya di Play Store, peraturan ini adalah salah satu yang dapat mempengahruhi kesuksesan aplikasi di store serta dapat melindungi dari resiko yg mungkin terjadi.

Jangan Melanggar Hak Kekayaan Intelektual Orang lain

Saya rasa apapun itu yang bersifat karya kreatif, kita tidak boleh melanggar HAKI, termasuk apps kita, ada berbagai macam komponen didalam karya yang ada di apps selain code, code tidak bisa dilihat orang lain tapi desain, kalimat promosi, desain banner pendukung, icon dalam apps dan desain layout apps setidaknya karya yang bisa dilihat seperti itu diusahakan untuk tidak menggunakan karya orang lain.

Jangan Gunakan Hal-hal Yang Erotis

Biasanya aplikasi mobile terdiri dari illustrasi gambar/video, konten, judul dan deskripsi produk apps. Karena hal itu dan Google menyadari bahwa yang menggunakan Google Play Store tidak hanya orang dewasa, pihak Google sendiri membatasi untuk tidak menggunakan illustrasi video/gambar, konten, judul dan deskripsi yang eksplisit secara seksual atau erotis didalam aplikasinya maupun didalam laman rincian sebuah produk apps. Jadi jangan sampai aplikasi anda memiliki hal ini ya, jika tidak mau dihapus dari Google Play.

Jangan Menggunakan Informasi Rahasia Tanpa Seizin Pengguna

Biasanya apps ada kebutuhan login dengan menggunakan Google+ atau media sosial lainnya atau menggunakan no handphone, hal tersebut mungkin dibutuhkan untuk menjalankan fitur tertentu yang memerlukan login. Secara otomatis data diri pengguna akan tersimpan didalam database aplikasi. Maka dari itu kita sebagai developer tidak boleh menggunakan secara sembarangan data yang diperoleh atau jika data tersebut memang akan digunakan, disarankan untuk diinformasikan melalui privacy & policy atau semacamnya.

Jangan Mempromosikan Toko Lain Selain Google Play

Kita tau sendiri bahwa store untuk aplikasi android khusunya bukan hanya Google Play, store besutan google yang satu ini hanya salah satu toko apps yang paling populer dibanding yang lain. Dan saya rasa ketika kita menggunakan atau berada di daerah brand tertentu maka kita tentu tidak diperbolehkan membicarakan, menyarankan dan mempromosikan brand lain selain Google Play. Makanya google melarang developer apps mentautkan toko lain selain Google Play karena kita menggunakan layanan Google Play.

Download Apps Saya Yang Ada Di Google Play : MGI TV Official

Untuk Melakukan In App Purchase Jangan Gunakan Selain Google Wallet

Jika aplikasi yang anda bangun memiliki aktivitas pembayaran maka Google mengharuskan kita menggunakan Google Wallet, meskipun sekarang layanan seperti Google Wallet begitu banyak, tapi ketika anda menggunakan Google Play untuk mendistribusikan karya apps anda, maka anda wajib menggunakan aplikasi pihak ketiga yang telah disetujui pihak Google. Seperti aplikasi pihak ketiga untuk melakukan In App Puchase anda harus menggunakan Google Wallet dan jangan menggunakan selain Google Wallet.

Jangan Menggunakan Kata Kunci Yang Menyesatkan

Dalam mengembangkan aplikasi terutama agar banyak orang yang bisa mendownload aplikasi kita perlu kata kunci agar aplikasi kita mudah ditemukan. Google Play otomatis algoritama dan lain sebagainya terhubung dengan Search Engine Google nya sendiri, maka dari itu kita memerlukan sebuah kata kunci dan strategi penempatan kata kunci. Jangan sampai kita menggunakan kata kunci yang tidak ada hubungannya dengan apps kita hanya karena apps kita ingin mudah ditemukan, sehingga kata kunci yang dicari tidak sesuai. Misal orang ingin mencari tentang ilmu kedokteran sedangkan apps kita tentang live streaming bola. Kita membidik kata kunci tentang ilmu kedokteran, diharapkan dengan kata kunci itu menemukan pencarian yang berkaitan itu, tapi karena aplikasi kita gunakan kata kunci itu akhirnya aplikasi kita muncul padahal tidak ada kaitannya dengan kata kunci yang dicari.

Jangan Menggunakan Nama Aplikasi Lain Tanpa Izin

Ini sudah jelas, nama aplikasi yang anda akan distribusikan di Google Play tidak boleh sama dengan nama aplikasi yang sudah ada disana, misalnya saja di Google Play ada nama aplikasi XYZ apps (misalnya ini yang asli) dengan XYZ for Android (ini yang menjiplak nama nya), meskipun seperti ini tidak boleh. Jika anda ingin aplikasi anda sukses di Google Play jangan lakukan hal ini.

Jangan Memanipulasi Rating

Rating adalah satu yang dapat mempengaruhi aplikasi anda mudah ditemukan di Play Store atau tidak, semakin bagus rating yang diberikan pengguna maka akan semakin populer aplikasi anda. Tapi, ada beberapa developer nakal yang menggunakan cara instan misal dengan memanipulasi rating caranya bisa dengan membujuk pengguna agar memberikan rating yang paling bagus atau menggunakan akun ganda. Jika pernah melakukan hal ini sebaiknya jangan dilakukan kembali, karena akan mempengaruhi reputasi dari aplikasi tersebut di mata google.

Jangan Memberikan Informasi Palsu

Google sendiri sangat melarang keras terhadap aplikasi yang memberikan informasi palsu terhadap penggunannya, jika hal ini terjadi makan Google sendiri yang akan menindaklanjuti apakah aplikasi akan di blokir permamen atau diberikan teguran terlebih dahulu.

Jangan menyalahgunakan lencana Google Play

Pihak Google sendiri memberikan kebebasan kepada developer untuk menggunakan Lencana Google Play sesuai kebutuhan developer dalam mengembangkan aplikasinya. Tapi, tentu saja hanya lencana Google Play yang diizinkan google saja yang boleh digunakan dan tidak boleh di salah gunakan. detailnya anda bisa baca Android Branding Guidelines untuk informasi lebih lanjut.

10 Larangan untuk seorang mobile apps developer ini saya dapatkan ketika menghadiri acara gathering developer google yang dilaksanakan di bandung. Jika ada pertanyaan atau ada yang ingin ditambahkan bisa di kolom komentar ya !