Cara Yang Biasa Saya Lakukan Dalam Membuat Konsep Website

Cara Yang Biasa Saya Lakukan Dalam Membuat Konsep Website

Teman-teman tau profesi seorang arsitek ? Yap, seorang arsitek bekerja untuk membuat blueprint sebuah rumah simple nya membuat desain rumah. Lalu, apa hubungan nya dengan konten tulisan kali ini ? hehe Tulisan kali ini tidak berbicara tentang bagaimana cara seorang arsitek mendesain sebuah rumah. Tapi, bahasan kali ini mirip atau bisa dibilang kembar identik dengan tugas seorang arsitek. Postingan kali ini membahas tentang membuat konsep website. Sama kan ? kalo arsitek membuat desain rumah, Nah kalo ini yang biasa dilakukan developer/desainer website.

Para desainer web seringkali menyebut Wireframe jika berbicara tentang mendesain konsep website. Mirip seperti blueprint rumah yang dibuat seorang arsitek. Fungsinya juga sama seperti blueprint.

Wireframe itu membuat sebuah konsep website berupa coretan kasar didalam kertas untuk menggambarkan konsep website secara visual. Item yang ada didalam wireframe itu adalah header, banner, content, footer, widget, link, form dan lain sebagainya. Simplenya wireframe merupakan blueprint untuk sebuah website.

Wireframe ini biasanya dikerjakan oleh seorang desainer website, tapi seorang full stack developer web juga biasanya membuat ini karena dituntut mengerjakan website dari tahap awal sampe web bisa digunakan. Dengan wireframe juga sangat bermanfaat ketika akan berdiskusi dengan klien untuk menjelaskan gambaran kasar dari websitenya. Lebih detail lagi tentang Wireframe bisa dicari di internet, karena sudah banyak yang membahas ini, saya hanya membahas berdasarkan pengalaman saja.

Bagaimana Cara Membuat Konsep Website Dengan Wireframe ?

SIapkan selembar kertas putih, pensil dan juga penghapus lalu mulailah menggambarkan konsep wesite yang ada di pikiran teman-teman. Pertama biasanya hal pertama yang saya gambar adalah layout website, kolom nya bisa dipilih kadang saya memilih satu kolom, dua kolom atau tiga kolom sesuai keutuhan, Saya biasanya seringkali menggambar dan menghapus demi mendapatkan layout yang sesuai, Dibawah ini biasanya saya membuat komponen-komponennya ketika membuat konsep website dengan menggunakan Wireframe.

Buat Antarmuka

Dalam membuat konsep komponen yang pertama saya buat adalah antarmuka website, didalam antarmuka tersebut terdapat header, body, menu dan penataan font dll.

Buat Navigasi

Ini dalah salah satu komponen yang penting, komponen ini berfungsi untuk memudahkan pengunjung dalam menjelajahi website. Ketika mengkonsep, navigasi harus direncanakan secara detail.

Setelah komponen yang saya uraikan diatas selesai, selanjutnya teman-teman harus membuat komponen tambahan misalnya input form, thumnail gambar dan juga widget.

Note

Ketika hendak membuat konsep website. Pertama teman-teman menggunakan pensil sampai konsepnya benar-benar matang. Setelah selesai bisa digambar ulang atau garis gambar dengan pensil diberi ketebalan dengan menggunakan spidol agar terlihat lebih rapih, dengan begitu bisa lebih mudah dalam mengeksekusi desain websitenya.

This Post Has 5 Comments

  1. dulu saya suka corat coret di kertas untuk “website” tp sekarang cari theme aja kemudian dipasang sesuai selera

  2. dulu saya suka corat coret di kertas untuk “website” tp sekarang cari theme aja kemudian dipasang sesuai selera

    1. Iya om, kalo menggunakan CMS memang lebih mudah karena tersedia banyak theme

    1. Terima kasih mba, Insya Allah akan saya kunjungi

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.