Ketika menjalankan project di android biasanya menggunakan emulator bawaan dari android studio. Namun, di kondisi tertentu kita tidak bisa menggunakan emulator bawaan, adakah emulator android lain ? Ada ! salah satu emulator yang saya gunakan sebagai alternatif adalah Nox.

Tulisan ini membahas tentang cara Emulator Android Nox terhubung dengan android studio, dengan begitu kita bisa debugging/uji coba project apps kita.

Download dan Instal Emulator Android Nox

Karena emulator android nox baru tersedia di Windows jadi untuk pengguna linux bisa menggunakan alternatif lain ya, Dilain kesempatan saya akan nulis tentang emulator android untuk di linux.

  • Pertama pastikan laptop yang kamu gunakan terhubung ke internet, lalu bisa langsung download di situs official nox, berikut linknya : bignox.com.
  • Ketika halaman officialnya terbuka, langsung saja klik Downlaod.
  • Tunggu sampai selesai, jika koneksi internet kamu bagus akan cepat prosesnya.
  • Jika selesai, instal nox seperti aplikasi pada umumnya.

Menyesuaikan Tampilan emulator android nox

Tampilan default setelah di install, UI emulator nox sedikit besar. Jika, kamu ingin mengubah ukuran nya seperti layaknya smartphone pada umumnya bisa di sesuaikan. Caranya dibawah ini :

  • Cari menu dengan icon gerigi diatas sekitara app center, klik System Settings tersebut untuk merubah nox ke mode smartphone.
  • Setelah di klik, akan muncul halaman baru yang berisi General settings, Advanced Settings dan yang lainnya. Pilih Advenced Settings lalu ubah startup settings menjadi mobile phone.
  • Klik save settings dan klik oke jika diminta restart Nox. Setelah terbuka kembali harusnya tampilan berubah.

Menghubungkan Emulator Android Nox Dengan Android Studio

Setelah setting UI nox, dilanjut dengan setting emulator android nox agar bisa terhubung dengan android studio. Seperti apa caranya ? simak dibawah ini :

Pertama, Setting Boot Root dan Bahasa

  • Buka nox app player.
  • Lalu, pilih System Settings seperti langkah diatas ketika akan merubah tampilan emulator nox.
  • Lalu cari root dan ceklis root pada root start up.
  • Untuk bahasanya bisa diganti dengan bahasa indonesia.
  • save settings.
  • Jika nox meminta restart, tinggal restart saja.

Aktifkan Mode Developer/Pengembang

  • Setelah restart, kamu pilih kembali setting (cari di folder tools).
  • di menu settings cari menu mengenai tablet.
  • Ketuk sampai 7 kali pada nomor bentukan, sampai muncul notif “sekarang anda adalah seorang pengembang”.
  • Kembali ke menu sebelumnya lalu pilih opsi pengembang.
  • Di halaman berikutnya kamu ceklis Debugging USB, klik oke pada jendela lalu izinkan melakukan debug USB.
  • Debugging berhasil di aktifkan.

Buka CMD dan hubungkan dengan Android Studio

  • Buka terlebih dahulu android studio.
  • buka CMD.
  • Dengan menggunakan CMD ini kita akan membuat direktori baru pada folder tempat di installnya nox.
  • Cari tau dulu lokasi folder installasi nox di laptop kamu. Misal lokasi file nox di komputer saya adalah C:\Program Files \Nox \ bin.
  • Di CMD ketik cd C:\Program Files \Nox \ bin lalu enter untuk masuk ke direktori nox.
  • Ketika sudah masuk ke direktori C:\Program Files \Nox \ bin, ketikan perintah “nox_adb.exe connect 127.0.0.1:62001” lalu enter, jika ada pesan “already connected to 127.0.0.1:62001” itu tandanya sudah terhubung.

Membuat Project untuk uji coba running di Emulator Android Nox

  • Buka android studio seperti biasa.
  • Buat project default “hello world”.
  • Klik tombol running di android studio.
  • Pada connected devices akan otomatis terhubung dengan Emulator nox.

Catatan

Jika emulator android nox masih belum terdeteksi, ulangi cara diatas.

Itu cara simple menghubungkan nox. Sekarang kamu bisa menggunakan nox ketika emulator bawaan tidak bisa dipakai karena sesuatu hal. JIka kamu sedang mencari permasalahan error pada android studio bisa buka halaman code laboratory, disana kamu bisa mendapatkan solusi yang mungkin sedang kamu cari terkait permasalahan error pada android studio. Semoga bermanfaat.