Jadilah Sahabat Keluarga dengan Cara Berikut Agar Buah Hati Terhindar dari Dampak Buruk Era Digital

Jadilah Sahabat Keluarga dengan Cara Berikut Agar Buah Hati Terhindar dari Dampak Buruk Era Digital

Di era modern ini, hampir semua orang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, bahkan usia anak-anak sekalipun. Ya, anak-anak yang seharusnya belajar di sekolah dengan bimbingan guru, memperoleh ilmu pengetahuan dari guru, serta berbagai informasi dari guru, kini mulai bergeser. Anak-anak bisa mencari informasi dan belajar sendiri dari dunia maya.

Tak dapat dipungkiri, manfaat teknologi informasi memang sangat banyak, namun disisi lain, banyak pula sisi negatif dari penggunaannya. Dampak negatif akan semakin besar bila penggunaan teknologi tersebut tidak didampingi oleh orang tua.

Dampak Media Digital

Apa saja dampak yang muncul dari pemakaian media digital atau teknologi informasi tanpa pelibatan orang tua serta keluarga ? Berikut diantaranya:

  1. Sang anak kecanduan video porno.
  2. Kecanduan bermain game.
  3. Kekerasan.
  4. Kesehatan terganggu.
  5. Hilangnya semangat belajar.
  6. Merosotnya moral anak.
  7. Kurang sosialisasi.

Penyalahgunaan perkembangan teknologi membuat tugas orang tua semakin berat. Nah, bagaimana caranya agar terhindar dari dampak negatif berkembangnya teknologi? Jadikanlah diri Anda sebagai sahabat keluarga, menjadi teman sang buah hati dalam hal apapun, termasuk mengawasinya saat menggunakan teknologi informasi.

Selain itu, lakukanlah beberapa sebagai berikut:

Mengajarkan Agama Sejak Dini

Hal yang paling mendasar tentunya adalah agama. Ibarat pohon, agama merupakan akarnya, jadi, semakin kuat akar, maka semakin kuat pula pohon itu berdiri. Pohon pun tidak akan goyah meski  terhantam angin besar.

Nah, dengan peran Anda sebagai sahabat keluarga dalam hal beragama, maka sang anak akan terhindar dari dampak negatif era digital. Ajarkanlah cara beragama yang baik sejak usia dini, ajarkan hal-hal yang dilarang didalam agama dan semacamnya, Anak juga harus diajarkan akidah mengenai keimanan kepada Allah, malaikat, Al Qur’an, Rasul dan hari akhir, Selain itu anak juga diajarkan bagaimana ibadah yang benar dan Anak juga diarahkan untuk mengerti shalat, puasa, thoharoh (bersuci) dan semacamnya.

Selain orang tua mengajarkan agama sejak dini, juga orang tua memberikan gambaran kehidupan zaman ini dan mengkaitkannya misalnya dengan tauhid, akidah, akhlak dll.

Menanamkan Rasa Tanggung Jawab

Tanamkanlah rasa tanggung jawab sejak dini, mulai dari mengajarkan si kecil untuk membereskan mainannya, menghabiskan makanannya, kemudian ketika menginjak usia remaja berilah tugas membersihkan rumah, dan lainnya.

Jika sang anak sudah diajarkan tanggung jawab sejak dini, maka ketika dewasa terbiasa mandiri, bertanggung jawab dengan hal yang diperbuat, tidak mudah mengeluh, dan masih banyak lagi.

Mengajari Anak Bersosialisasi dengan Baik

Banyak yang bilang bahwa teknologi informasi dan komunikasi mendekatkan orang yang jauh namun menjauhkan orang yang dekat. Hal tersebut tidak bisa dibiarkan. Ajarkanlah anak Anda untuk bersosialisasi dengan teman-teman di sekitarnya, bermain bersama, bukan bermain gadget bersama.

Sebagai sahabat keluarga, Anda pun harus mencontohkan hal yang baik, seperti bersosialisasi dengan tetangga, berbagi dengan tetangga, saling tolong menolong, dan masih banyak lagi.

Menanamkan Disiplin

Selain rasa tanggung jawab, Anda harus menanamkan kedisiplinan pada sang buah hati. Disiplin merupakan salah satu kunci keberhasilan, termasuk disiplin dalam membagi waktu. Ya, waktu untuk bermain media sosial atau bermain gadget harus dibatasi, jangan sampai mengganggu waktu belajar.

Jangan biarkan anak Anda bermain game terlalu lama hingga belajar terabaikan. Sebagai sahabat keluarga, Anda pun harus mencontohkan hal yang baik, seperti kurangi penggunaan gadget, melakukan hal-hal yang bermanfaat, serta hal lainnya.

Memberikan Lingkungan yang Baik

Selain keluarga, yang memiliki pengaruh besar bagi anak adalah lingkungan. Oleh karena itu, berilah pengertian tentang cara bergaul yang baik, berteman dengan anak yang berkelakuan baik, juga memperhatikan bagaimana kegiatan di sekolah berlangsung.

Nah, dengan peran orang tua sebagai sahabat keluarga, khususnya sahabat bagi anak, ditambah dengan teman di sekitar yang berkelakuan baik, tentunya sang anak lebih terhindar dari penyalahgunaan teknologi informasi.

Mendampingi Anak Belajar

Dengan mendampingi anak belajar, maka anak lebih termotivasi. Meskipun orang tua tidak menguasai pelajaran yang dipelajari anaknya, namun setidaknya orang tua sudah memberikan sikap perhatiannya.

Anak juga akan merasa bahwa orang tuanya sayang kepadanya, sehingga dia tidak ingin mengecewakan orang tua. Jadi, penyalahgunaan gadget atau alat elektronik lainnya pun terhindar.

Jadi, menurut Anda mudahkah mendidik anak di era digital ini? Sesulit apapun, lakukanlah yang terbaik untuk buah hati Anda! Jangan sampai anak terbawa arus era digital terlalu dalam sehingga melupakan belajar. Jangan sampai pula dunia maya disalahgunakan, sehingga dampak positif seperti mendapat informasi cepat dan mudah serta mendapat inovasi dari berbagai bidang tertutupi oleh hal-hal negatif.

Jadilah orang tua yang berperan sebagai sahabat keluarga, memberi perhatian yang lebih untuk sang buah hati, mengawasinya, serta mendidiknya dengan baik, sehingga era digital tidak berpengaruh buruk terhadap sang anak. #sahabatkeluarga #kemdikbud

Referensi : kemdikbud.go.id

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.