Kali ini saya akan sedikit posting mengenai jaringan komputer, jaringan komputer memang bukan fokus saya dalam bekerja jadi ini hanya pendapat dan analisa secara pribadi. Terlebih, penggunaan teknologi dalam pembelajaran telah lama di manfaatkan untuk peningkatan pembelajaran.

Seperti ketika akan membangun jaringan untuk keperluan pembelajaran di sekolah cara mempersiapkannya sama saja dengan jaringan komputer pada umumnya dan disini saya menyarankan menggunakan topologi star untuk diterapkan di sekolah dan sekaligus bisa di gunakan untuk keperluan UNBK. Selain untuk penggunaan pembelajaran, topologi ini sudah populer digunakan di berbagai instansi seperti perkantoran, agensi, perusahaan dan warnet.

Seperti Apa Konsep Topologi Star ?

Secara teknis topologi star memiliki konsep seperti namanya yaitu star (bintang) yang dimana desain jaringannya berbentuk seperti bintang dengan satu server sebagai pusatnya yang melayani beberapa komputer client dan dengan topologi ini semua komputer server atau client semuanya sama-sama terhubung dengan Switch/Hub. Hardware ini bertugas sebagai pengontrol seluruh fungsi jaringan dan memperkuat aliran data. Artinya ketika Switch/Hub ini mengalami gangguan maka seluruh konektivitas jaringan di komputer akan bermasalah.

Topologi ini adalah salah satu topologi yang banyak digunakan dibeberapa instansi. Mungkin, karena banyaknya kelebihan yang bisa kita manfaatkan untuk produktivitas pekerjaan dan belajar seperti di sekolah.

Kenapa Topologi Star Cocok Untuk Di Terapkan Di Sekolah ?

Bisa menggunakan banyak server dan client

Model topologi star bisa mengelola server dengan jumlah komputer client yang cukup besar. Untuk pemakaian biasanya sekolah dalam satu lab memiliki komputer 20 – 30 unit. Maka dengan menggunakan topologi star akses data nya masih bisa ditangani.

Mudah dalam perawatan jaringan

Untuk perawatan model jaringan topologi star jauh lebih mudah dibanding ketika anda menggunakan jenis dari topologi yang lainnya, kita hanya cukup mengamati status server, hub /switch komputer dengan suatu kabel yang menghubungkan hub dengan komputer.

Ketika ada salah satu komputer yang mengalami masalah dalam jaringan, maka kita hanya cukup melihat kondisi kabel yang sedang rusak tanpa melihat kabel satu persatu. Dengan cara ini tentunya akan menjadi lebih mudah dalam perawatan.

Mudah dalam pengembangan jaringan

Dengan menggunakan topologi star kita akan dimudahkan dalam pengembangan jaringan komputer.

Misalnya saja ketika kita akan menambah jumlah komputer , kita hanya menambah kabel dan menghubungkannya langsung dengan hub/switch yang dipakai sebagai node data pusat pada jaringan yang dibuat.

Dengan begitu akan mempermudah kita dalam pengembangan dan tidak perlu melakukan instalasi ulang kabel yang pastinya akan merepotkan dan memakan banyak waktu.

itulah beberapa keunggulan yang saya liat dari topologi yang cukup populer ini, topologi yang pemasangan nya menurut saya lebih mudah.

Apa Topologi Star Tidak Memiliki Kekurangan Seperti Topologi Yang Lainnya ?

Tentunya model topologi tidak ada yang sempurna, begitu pun dengan topologi star sama seperti model topologi lainnya yaitu memiliki kekurangannya. Akan tetapi, kekurangan nya tidak mengurangi kinerja jaringannya. Dibawah ini beberapa kekurangan dari model topologi star ini :

Pertama, Biaya dalam membangun topologi star lebih mahal

Seperti yang saya jelaskan diawal bahwa perawatan model topologi ini sangat mudah, tapi untuk biaya installasinya membutuhkan banyak bahan yang harus kita persiapkan. Sehingga bisa kita perkirakan jika biaya yang harus disiapkan akan menjadi lebih tinggi dibanding dengan topologi model yang lainnya.

Jumlah kabel yang digunakan juga serta penggunaan hub ini lah yang membuat biaya pembangunan jaringan model ini lebih tinggi dibanding model yang lainnya.

Dapat Mempengaruhi Kecepatan Transfer Jika Lalu Lintas Padat

Ketika kamu menggunakan topologi star dan jika lalu lintas pada jaringan model topologi star ini padat maka bisa mengurangi kecepatan transfer data dan bisa mengurangi frekuensi dari jaringan itu sendiri.

Membutuhkan Banyak Kabel

Untuk membangun jenis jaringan model topologi ini kita perlu menggunakan banyak kabel. Karena dalam pembuatan model star ini seiap komputer client membutuhkan kabel tersendiri untuk dihubungkan ke switch/hub.

Oh iya sebagai catatan buat yang akan menggunakan model topologi ini, ketika menggunakan topologi ini yang perlu kita perhatikan adalah hub/switch, gunakanlah hub/switch yang memiliki kualitas baik.

Ditambah dalam pemeliharaan switch/hub ini harus diperhatikan. Karena, jika terjadi kerusakan yang terjadi pada salah satu komponen switch/hub yang kamu gunakan, maka hal tersebut bisa mengganggu arus jaringan serta transfer data pada seluruh jaringan akan mengalami kerusakan atau terganggu.

Anda juga bisa menggunakan Edubox untuk melengkapi rancangan jaringan topologi anda. Edubox merupakan mini server yang memiliki peran sama seperti hub/switch, sehingga komputer client bisa dengan mudah digunakan. Untuk mengetahui apa itu Edubox bisa klik disini.

Jika anda ingin mencoba melaksanakan ujian secara digital dan online, maka anda bisa menggunakan produk edubox. Bisa trial aplikasinya terlebih dahulu disini.