Bahasan untuk tulisan saya kali ini yaitu tentang standar gaji, setelah sebelumnya bahas tentang lebih baik pindah kerja. Seperti biasa, saya akan bilang kepada anda bahwa apa yang saya sampaikan ini adalah berdasarkan pengalaman pribadi, jadi tidak ada data yang bisa dipertanggungjawabkan.

Tulisan ini awalnya didasari dari seringnya saya menemukan beberapa postingan di grup WhatsApp yang posting tentang sebuah lowongan pekerjaan dan disana dicatat juga berapa kisaran gaji yang bisa dibayarkan oleh pihak perusahaan. Dari sekian orang didalam grup di WhatsApp ada yang bilang itu gajinya lumayan gede ada yang bilang ah itu terlalu kemurahan, ada yang bilang kok tega perusahaan dengan tanggung jawab pekerjaan seperti itu memberikan kisaran gaji seperti itu, dan tidak jarang juga ada yang berkomentar bahwa itu gaji terlalu kecil dan sebagian dari yang berkomentar tersebut adalah belum memiliki pengalaman pekerjaan tapi ingin mendapatkan gaji yang besar.

Jika saya bertanya kepada anda standar gaji yang diberikan oleh perusahaan kepada kita itu berapa sih ? silakan teman-teman berikan komentar di blog saya ini, karena seperti yang kita tahu saat ini memang begitu jauh perbedaan yang cukup besar antara satu orang dengan orang lainnya kalau bicara soal gaji. Terus Apakah kita harus menyalahkan kepada orang yang membuat sebuah lowongan pekerjaan dengan gaji yang menurut kita di bawah standar ?

Nah pertanyaan-pertanyaan di atas teman-teman bisa jawab di kolom komentar ya, saya akan sedikit berbagi tentang apa yang saya alami dan saya akan sedikit flashback ke belakang yang di mana dari mulai pertama kali saya mendapatkan gaji dan pertama kali saya mendapatkan pengalaman bekerja. Pengalaman kerja pertama saya itu adalah menjadi seorang instruktur IT di sebuah sekolah swasta jenjang SMK, ketika itu saya hanya mendapatkan gaji jauh dibawah gaji UMR Kota Tasikmalaya, sampai akhirnya sedikit demi sedikit demi sedikit jam kerja saya berlanjut naik, sehingga pendapatan saya mendekati UMR Kota Tasikmalaya.

Beberapa tahun kemudian saya memutuskan untuk pindah ke kantorlain dengan bidang pekerjaan yang berbeda tapi masih berhubungan dengan IT, dari yang tadinya seorang guru atau instruktur IT, saya beralih menjadi seorang web developer untuk sebuah perusahaan swasta yg baru berdiri, disini pendapatan saya naik sesuai standar perusahaan bisa dibilang sedikit lebih UMR Kota Tasikmalaya, karena di perusahaan baru ini status saya hanyalah seorang karyawan kontrak yang dikontrak selama 6 bulan, setelah habis kontrak selama 6 bulan saya mendapatkan pekerjaan baru di sebuah perusahaan swasta di Kota Tasikmalaya dan gajinya mulai naik sedikit sekitar 15% dari gaji saya sebelumnya, setahun lebih Saya bekerja di perusahaan ini dan saya memutuskan untuk pindah lagi di perusahaan lain sama masih tetap di Kota Tasikmalaya, gaji saya diperusahaan yang baru ini saya naik sekitar 25%. lumayan lah untuk menabung.

Yang ingin saya sampaikan kepada teman-teman adalah jangan mengeluh tentang apa yang didapatkan, dan ketika itu adalah pengalaman kerja pertama saya, karena pengalaman pertama jadi saya merasa hanya pantas digaji sebesar itu di masa, pesan saya adalah bekerja keraslah untuk meningkatkan keterampilan dan skill dan buktikan jika memang layak untuk dibayar lebih ya tentu berkaitan dengan rezeki masing-masing. Intinya adalah ketika kita merasa Gaji kita terlalu kecil dibanding orang lain satu-satunya jalan keluarnya adalah dengan bersyukur karena di bawah kita masih ada yang kesulitan untuk bekerja, bahkan susah mendapatkan pekerjaan, tapi jika memang kita merasa perusahaan tidak menghargai kita, tidak memberikan apa yang pantas untuk kita maka masih banyak perusahaan lain yang membutuhkan anda dan membutuhkan keahlian anda dan masih banyak di luar sana untuk mendapatkan rezeki bukan cuman kita harus bekerja untuk orang lain mungkin sudah saatnya kita membuat pekerjaan sendiri misalnya wirausaha dan membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain.

Menanggapi hal ini, mengenai perbedaan yang cukup jauh tentang gaji menurut saya sah-sah saja jika misalkan kita mempermasalahkan hal ini, tapi tidak juga seperti itu artinya menanggapi hal ini kita harus bijak misalnya saja saya ambil satu contoh yaitu tentang profesi saya yang berkaitan dengan dunia IT bisa dibilang profesi ini memerlukan kreativitas yang dimana kita susah dalam menentukan standar yang tepat untuk setiap orang karena keterampilan seseorang dan keahlian seseorang pastinya akan sangat berbeda, tidak jarang selama saya bekerja di dunia ini, di dunia kreatif antara satu orang dengan orang lainnya memiliki pengetahuan, skill dan juga kecakapan yang berbeda, termasuk dampak yang bisa diberikan terhadap perusahaan tersebut, nah perbedaan-perbedaan gaji seperti inilah yang membuat perbedaan gaji antara satu orang dengan orang lainnya terlihat jauh, tentunya kita harus melihat juga kemampuan si perusahaan tersebut dalam membayar karyawannya, misalnya saja, pastinya akan berbeda seorang karyawan yang bekerja di perusahaan yang baru dirintis dengan sebuah perusahaan yang sudah besar, standar gajinya pasti akan berbeda. Memang ada perusahaan membayar lebih besar daripada tempat kita bekerja atau ada teman kita yang memiliki gaji atau pendapatan yang lebih tinggi daripada kita Bagaimana cara kita bersikap ? Ya dijadikan sebagai penyemangat saja. Tetap kita harus bersyukur karena di profesi kita sekarang masih ada sebuah peluang besar bagi kita untuk untuk mendapatkan sebuah pendapatan yang bisa dibilang layak.

Terus, kembali ke pertanyaan di paragraf di atas lalu standar yang seperti apa kalau bicara soal gaji ? Standarnya harus berapa sih ? Nah, menurut saya itu kembali kepada diri kita masing-masing kita ukur diri kita apa kita pantas dan layak untuk digaji lebih besar dari biasanya ? Tapi jika berbicara tentang minimal nominal berbicara tentang angka dari gaji, menurut saya tidak seharusnya gaji berada di bawah standar gaji di kota tempat kita bekerja.

Lantas, apakah kita harus membully ? apakah kita harus mencaci maki sebuah lowongan pekerjaan dengan gaji diluar yang kita harapkan ? Menurut saya tidak, jika kita masih bisa bersikap baik Kenapa kita harus mencaci maki ? jika kita percaya kalau Rezeki itu sudah ada yang ngatur dan pastinya rezeki setiap orang itu beda-beda. Jika anda merasa di lowongan pekerjaan tersebut gajinya di luar standar yang anda perkirakan atau anda merasa tidak cocok dengan gaji yang diberikan itu artinya lowongan pekerjaan itu bukan untuk anda. Tapi kita tidak tahu barangkali orang lain yang memang sedang membutuhkan pekerjaan tersebut. Terkadang menurut kita kecil dan menurut kita kurang bernilai bisa jadi itu besar dan bernilai bagi orang lain. Jadi jangan menyepelekan apa yang diberikan kepada kita dari sang pencipta kita, kadang menurut kita baik belum tentu baik menurutnya tapi kita kurang baik bisa jadi menurutnya itu lebih baik.

Ya Terima kasih sudah membaca tulisan saya, di kolom komentar kalian Berikan pendapat kalian tentang tema dari tulisan saya ini atau teman-teman yang membaca tulisan saya bisa berkomentar juga tentang atau tulisan lain yang bakal menarik untuk Saya bahas.