Saya Suka Tech, Tapi Kalo Gini Bikin Takut

Saya Suka Tech, Tapi Kalo Gini Bikin Takut

Ini adalah postingan pertama saya dibulan syawal sekaligus dibulan juni setelah idul fitri kemarin. Awalnya saya menulis hal ini setelah membaca beberapa artikel dari situs luar negeri tentang dunia dimasa depan nanti membuat saya jadi ngeri, takut.

Yah, tidak bisa dipungkiri perkembangan teknologi saat ini sangat – sangat berkembang pesat, bahkan sesuatu yang dinilai mustahil di zaman dulu bisa dilakukan di zaman ini, teknologi yang hanya muncul di film atau video game mulai bermunculan dan menjadi nyata.

Untuk para pembaca yang suka main video game pasti tau salah satu game yang cukup menarik yaitu Detroit Become human , game tersebut jika dilihat dari cerita yang dipilih miauwaug ketika bermain adalah robot ingin menjadi manusia, ingin dihargai, diperlakukan dengan baik bahkan ada robot yang memiliki perasaan, bahkan robot tersebut bisa berhubungan badan layaknya suami istri. Padahal awalnya robot tersebut di buat dan di program untuk membantu manusia dan menjadi pekerja manusia. Tapi, malah memberontak kepada manusia dan ingin diperlakukan layak seperti manusia.

Apakah yang terjadi di video game tersebut bisa terjadi didunia nyata ?

Entahlah, untuk bisa terjadi seperti di video game detroit become human, saya rasa tidak semudah itu,atau mungkin keilmuan saya yang masih sedikit jadi belum kebayang hal tersebut akan terjadi atau tidak. Kenapa ? karena robot sistem nya dibuat manusia dari mulai berjalan, berlari, tersenyum atau berbicara dan jika hal tersebut bisa terjadi seperti di video game, mungkin para ilmuan yang membuat robot tersebut sudah memiliki cara nya agar hal tersebut tidak terjadi. Tapi, tidak dipungkiri hal itu akan terjadi jika saya membaca beberapa berita di internet ada banyak ilmuan robot yang berusaha membuat robot semirip mungkin dengan manusia bahkan sampai bisa melahirkan. Tapi saya yakin tidak ada karya yang bisa melibihi karya Allah Ta’ala.

Tapi yang saya takutkan dari perkembangan teknologi ini bukan tentang akan terjadi seperti di Detroit Become human atau tidak, karena hal tersebut mungkin masih terjadi cukup lama dan saya berdoa agar tidak terjadi.

Terus, Apa yang saya takutkan ?

Yang saya takutkan adalah tingkah laku manusia nya sendiri, psikologisnya dll,Jika anda mengikuti salah satu berita tentang sebuah robot bernama samantha, menurut pembuat nya robot ini sangat interaktif, robot wanita ini bisa merespon sentuhan dan juga suara. Robot ini dilengkapi sensor diwajahnya, tangan bahkan di alat kelamin dan payudaranya. Menurut pembuatnya robot ini sangat disukai banyak pria karena sangat erotis, robot ini juga pandai ketika diajak ke kamar tidur bahkan ketika diajak diskusi seputar sains dan hewan akan nyambung (tapi, saya yakin tidak semenarik diskusi dengan manusia) Huft ngeri sekali, robot ini juga jika anda sentuh akan mendesah layaknya manusia. Bagi saya ini menakutkan dan aneh, gagasan tentang masa depan dimana robot dapat berhubungan ranjang dan menggantikan keintiman manusia. Kalo saja gagasan ini dapat terjadi, maka pernikahan manusia dan robot mungkin saja akan menjadi tren yang kontroversi.

Jika saya sangat ingin sekali menikah dengan manusia karena bisa berinteraksi, bercanda, diskusi dll. Tapi, ada satu kasus bahwa ada seorang pemuda asal jepang yang menikah dengan karakter anime yang berbentuk hologram, terus apa enaknya ? silahkan teman-teman berikan pendapatnya dikolom komentar. Pemuda asal jepang ini juga mengaku bahwa kepuasan yang bisa didapatkan dari hologram hal yang tak bisa diberikan manusia manapun. Hah ? kepuasan apa coba ? huft.

Bahkan, sekarang tempat pelacuran robot sudah tersedia, disana seseorang bisa menyewa robot seharga $150/jam sudah ada. Bahkan para ilmuan sedang mengembangkan kepribadian robot yang berbeda dan sedang tahap pembuatan, apakah yang diceritakan di game Detroit Become human akan benar – benar terjadi ? sebenarnya mau tempat pelacuran manusia atau robot tetap salah keduanya, jika sudah tidak bisa menahan ya solusinya menikah, Tapi tidak dengan hologram ataupun robot.

Untuk sebagian orang seperti akihiko kondo (pemuda yang menikah dengan hologram) mungkin bermanfaat. Tapi, bagi saya pribadi yang memang pekerjaan saya bergelut dengan tech dan suka tech, justru saya takut dengan konsepnya dan dampaknya. Pertanyaan nya apakah dambak dengan konsep seperti ini akan lebih banyak manfaatnya atau justru malah negatif ? Apakah anda juga merasakan ketakutan ini ? apa solusinya ? silahkan share di kolom komentar.

This Post Has 2 Comments

  1. secanggih-canggihnya teknologi tidak ada yang bisa menggantikan kasih cinta manusia. meskipun banyak robot sebagai pembantu bahkan banyak yang dijadikan sebagai alat s*x yang justru menyimpang dari tatanan kehidupan manusia

    1. Setuju om, mesin tidak memiliki rasa cinta dan kasih sayang

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.